Kamis, 29 September 2011

Konsumsi Kondom di Sarkem 1.500 Biji Per Bulan

 Menjelang akhir tahun 2010, permintaan kondom di lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem) Yogyakarta meningkat. Saat ini, konsumsi kondom di lokalisasi tersebut mencapai 1.500 biji per bulan.

"Pada hari biasa PKBI menyuplai 900 biji sampai 1300 biji kondom per bulan. Pada musim libura seperti sekarang per bulannya bisa sampai 1500 biji kondom," ujar Fita Purwantari (21), Community Organizer Divisi Perempuan Pekerja Seks, Program Pengorganisasian Komunitas, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY, Selasa (28/12/2010).

[Image: IMG00020-20101228-1704.jpg]

Ia mengatakan, selama ini ada dua mekanisme pendistribusian kondom. Yaitu pembagian berdasarkan outlet, dan pendistribusian dari personil Community Organizer yang berkunjung ke lokalisasi.

"Sistem outlet itu baru kami praktikkan awal November ini. Sebelumnya perwakilan dari komunitas Pekerja Seks yang datang kemari, atau kita yang secara langsung membagikannya pada mereka," ujar mahasiswi jurusan komunikasi UGM ini.

Saat ditemui di kantor PKBI, Jalan Taman Siswa Gang Basuki MG II No 558, Yogyakarta, ia mengatakan bahwa dari 55 losmen yang ada di Sosrowijayan, PKBI menentukan lima outlet yang ditunjuk untuk membagikan kondom. Per outlet diberi jatah sekitar 288 biji kondom. Jika permintaan naik, perwakilan dari komunitas pekerja seks komersial bisa mengambil langsung di kantor PKBI DIY.

"Biasanya wakil dari komunitas mengambil empat sampai lima dus kondom, setiap dus berisi 144 biji," kata pria asal Magelang ini.

Fita mengatakan, dari 221 Pekerja Seks Komersial, PKBI belum mengantongi data berapa persentase kondom yang terpakai di lokalisasi. “Kami hanya tahu bahwa kami mendistribusikan ke sana dan hingga sekarang belum pernah ada retur," ujar Fita yang sudah satu setengah tahun ini mendampingi komunitas perempuan pekerja seks komersial.
sumber:TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA –

7 komentar:

  1. Balasan

Pengikut