Kamis, 29 September 2011

INFO CIREBON

PEONG. Itu sebutan untuk pelacur ABG di Cirebon. Seperti juga di sejumlah
kota lainnya, mereka biasanya keluyuran malam di diskotek. Di Kota Udang
itu, mereka lebih suka di diskotek di New Land Grand Hotel Cirebon. Tarif
antara Rp 250.000 hingga Rp 350.000. Itu kalau short time. Bila menginap,
bayarannya Rp 500.000 yang kemudian dipotong buat tip 'broker' berkisar Rp
50.000 sampai Rp 75.000.

Seperti juga di berbagai kota lain, pelacur ABG di Kota Cirebon belakangan
marak. Mereka bisa ditemui selain di New Land Grand, juga di alun-alun yang
masih sejalur di Jl Siliwangi. Mereka juga biasa mangkal di Grage Mall di Jl
Dr Sucipto. Di diskotek lain semisal di Mitas Grand Hotel di Jl Tuvarep.
Para pelacur ABG tidak semata-mata mencari uang. Ada kalanya sekadar mencari
kepuasan dan yang jenis ini kalau di-booking asal diberi pil ekstasi atau
pil setan dan sejenisnya sudah bisa diajak 'masuk kamar'. Untuk menghindari
kehamilan, biasanya para peong demikian mereka disebut di Cirebon,
menggunakan genaelosit atau cumbrit. Keduanya bisa diperoleh di toko-toko
obat. Menurutnya, yang disebut pertama, bila ingin yang ampuh, mintalah yang
kemasannya boks kertas, jangan plastik. Isinya dua butir, harga per butir Rp
15.000. Genaelosit bisa mencegah kehamilan sampai dua bulan. Para ABG yang
mangkal di alun-alun umumnya yang kelas 'krotak' atau bawah.




8 komentar:

  1. Gan nice info nya , mantap 100% bikin ngiler nih kga tahan , ckckckckckckckck

    BalasHapus
    Balasan

Pengikut